Artikel ini menganalisis fertilitas kohor-periodik di Jawa Barat menggunakan data Survey Prevalensi Indonesia (SPI) 1987. Penerapan metode analisis ini banyak dianjurkan para ahli karena manfaatnya dalam memperkaya interpretasi mengenai tingkat dan tren fertilitas. Metode ini pada dasarnya didasarkan pada data riwayat kelahiran anak yang pernah dilahirkan oleh responden.
Kesimpulan studi menunjukkan bahwa tingkat fertilitas di Jawa Barat telah mengalami penurunan jauh sebelum program Keluarga Berencana diperkenalkan secara nasional; bahkan jauh sebelum Indonesia melancarkan `modernisasi” dalam arti sesungguhnya.
Versi awal artikel ini pernah dimuat majalah Forum Statistik, No: 1-2 Tahun X, Edisi Maret-Juni 1991. Bagi yang berminat mengakses artikel silakan kilik INI
[Untuk kembali ke Daftar Isi klik INI]