Artikel ini menjawab pertanyaan: Apakah kita dapat mengandalkan amalan kita? Jawabannya: Kita tidak dapat—atau tidak berani untuk—mengandalkan amalan kita agar layak memenuhi undangan-Nya memasuki suraga-Nya dengan penuh sambutan dan dalam kedaaan penuh suka-cita (radiyatan mardiyyah).
Bagi yang berminat mengakses artikel lengkap silakan kilik: Mengandalkan Amal